Alisson Becker, Pemborong Golden Gloves Calon Peraih Ballon d’Or

DewaSport.asia Performa cemerlang Alisson Becker merupakan salah satu faktor sukses Brasil meraih gelar juara Copa America 2019. Tim samba berhasil mengamankan gelar untuk yang kesembilan kalinya, pasca menang 3 – 1 atas Peru pada partai final yang berlangsung Senin kemarin.

Peru merupakan satu-satunya tim yang berhasil menjebol gawang Brasil pada pergelaran Copa America 2019. Pada lima laga sebelumnya, tak ada satu pun tim yang berhasil menjebol gawang Alisson Becker dalam waktu normal.

Tak heran jika kemudian dia meraih trofi Golden Gloves atau sarung tangan emas sebagai petanda dirinya merupakan kiper terbaik pada gelaran bergengsi Amerika Selatan itu.

Penghargaan sebagai penjaga gawang terbaik di sebuah kompetisi tersebut merupakan yang ketiga kalinya didapatkan Alisson Becker sepanjang 2019. Sebelumnya dia berhasil meraih penghargaan serupa bersama klubnya, Liverpool, di ajang Liga Inggris dan Liga Champions.

Di Liga Inggris, seperti dilansir dari premierleague.com, Alisson Becker berhasil mencatatkan clean sheet  atau tidak kebobolan dalam 21 dari 38 laga. Naas bagi pesepakbola berusia 26 tahun itu, catatan apiknya tak mampu membawa Liverpool meraih gelar juara. The Kop harus puas berada di posisi kedua terpaut satu angka saja dari juara bertahan Manchester City.

Sedangkan pada Liga Champions, Alisson Becker mampu menjaga keperawanan gawangnya dalam 6 dari 13 laga. Dia tercatat hanya kebobolan 12 gol dan berhasil membawa Liverpool menjadi juara.

Meraih tiga trofi sarung tangan emas dalam satu musim merupakan perolehan yang sangat luar biasa. Bahkan, sejauh ini hanya dia lah penjaga gawang yang mampu melakukan hal itu.

Bukan pada akhir musim ini saja Alisson menjadi bahan perbincangan. Pesepakbola yang mengawali karir profesionalnya sejak 2013 itu juga sempat menjadi perhatian ketika diboyong Liverpool dari AS Roma pada akhir musim lalu.

Bagaimana tidak, dia sempat menyandang gelar sebagai penjaga gawang termahal dunia dengan mahar mencapai 65 juta pound sterling atau setara dengan Rp. 1,1 triliun. Namun dalam beberapa pekan rekor itu dipecahkan Chelsea yang memboyong Kepa Arrizabalaga dari Athletic Bilbao dengan mahar 71 juta pound sterling atau sekitar Rp. 1,25 triliun.

Dengan suksesnya musim ini, tak heran jika kemudian Alisson disebut-sebut sebagai kandidat kuat penerima penghargaan pemain terbaik di dunia atau Ballon d’Or. Jika hal itu terwujudkan, maka Alisson Becker akan menjadi penjaga gawang kedua yang meraih penghargaan tersebut setelah penjaga gawang Rusia Lev Yashin pada 1963.