Fase Gugur Liga Champions, Waktunya Cristiano Ronaldo Memikul Juventus

Bola88.fun – Fase gugur Liga Champions tiba, waktunya Cristiano Ronaldo menyuguhkan keajaibannya. Juventus jelas beruntung memiliki pemain terbaik dalam sejarah kompetisi Eropa itu, Ronaldo selalu bisa diandalkan.

Juve sudah lama merindukan trofi Liga Champions, berkali-kali gagal. Kali ini mereka punya Ronaldo, yang doyan mencetak rekor di Liga Champions.

Wakil presiden Juve, Pavel Nedved, paham betul apa yang dibawa Ronaldo untuk tim. Ronaldo mulai mendekati level terbaiknya beberapa pekan terakhir, dia sudah siap meneror siapa pun di Liga Champions.

Bagaimanapun, Liga Champions adalah salah satu alasan utama Juve mendatangkan Ronaldo. Sekarang panggungnya sudah siap, Ronaldo harus membuktikan kualitasnya.

Sang Juara

Bagi Nedved, Ronaldo adalah juara yang selalu menjawab tantangan. Kali ini tantangan terbesarnya ada di Liga Champions, harapan Turin ada di pundak Ronaldo.

Biar begitu, Nedved menjamin Ronaldo tidak akan sendirian. Dewasa ini permainan Juve mulai mencapai level terbaiknya, dengan Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain yang kian menyatu.

“Dia [Ronaldo] adalah juara dan ketika dia dibutuhkan, dia selalu ada. Dia menderita sejumlah masalah fisik tetapi sekarang sudah kembali ke performa terbaiknya,” tutur Nedved kepada Goal internasional.

“Bagus bisa melihat Cristiano, Dybala, dan Higuain bermain bersama. Mereka bisa berada di lapangan dalam waktu sama. Mereka bakal berlari dan memberikan segalanya di lapangan.”

Hadapi Lyon

Juve bakal menghadapi Lyon di babak 16 besar nanti. Lawan yang tidak terlalu sulit, tapi tidak bisa diremehkan. Nedved paham betul betapa sulitnya bermain di Liga Champions, setiap lawan kuat.

“Kami tidak bisa mengeluh, mengingat tahun lalu kami menghadapi Atletico. Namun, jika Anda sedang tidak dalam performa baik ketika Liga Champions kembali dimainkan pada Februari dan Maret nanti, tidak banyak yang bisa Anda lakukan,” sambung Nedved.

“Pengalaman di masa lalu menguntungkan kami, tapi itu tidak ada artinya. Hanya performa pada momen itu yang dipertimbangkan,” pungkasnya.